02 Agustus 2009

Bersiap menyambut Tamu Istimewa

Alangkah bahagianya kaum muslimin dengan kedatangan bulan Ramadhan, bulan yang penuh keberkahan, bulan Al-Qur'an, bulan ampunan, bulan kasih sayang, bulan doa, bulan taubat, bulan kesabaran, dan bulan pembebasan dari api neraka. Bulan yang ditunggu-tunggu kedatangannya oleh segenap kaum muslimin. Bulan yang sebelum kedatangannya Rasulullah Shallallahu 'Alaihi wa sallam berdoa kepada Allah : " ya Allah berkahilah kami pada bulan rajab dan Sya'ban dan sampaikanlah kami pada bulan Ramadhan." Bulan dimana orang0orang shaleh dan para generasi salaf berdoa kepada Allah agar mereka disampaikan ke bulan Ramadhan enam bulan sebelum kedatangannya, Mualla bin al-fadhl berkata : " Mereka(salaf) selama enam bulan berdoa kepada Allah supaya disampaikan ke bulan ramadhan, dan berdoa enam bulan selanjutnya agar amalan mereka pada bulan Ramadhan diterima."
Kenapa mereka begitu bersungguh-sungguh memohon kepada Allah agar disampaikan ke bulan Ramadhan? mari kita dengarkan sabda Rasulullah Shallallahu 'Alaihi wa sallam ketika beliau memberi kabar para sahabatnya dengan kedatangan bulan Ranadhan : " Ketika datang malam pertama dari bulan Ramadhan seluruh setan dibelenggu, dan seluruh jin diikat. semua pintu-pintu neraka di tutup, tidak ada satupun yang terbuka. Semua pintu Sorga dibuka hingga tidak ada satupun pintu yang tertutu. Subhanallah..., lalu tiap malam datang seorang yang menyeru " wahai orang-orang yang mencari kebaikan kemarilah; wahai orang yang mencari keburukan menyingkirlah. Hanya Allah lah yang bisa menyelamatkan dari api neraka". (H.R.Tirmidzi). Rasulullah Shallallahu 'Alaihi wa sallam juga bersabda : Telah datang kepada kalian bulan Ramadhan, bulan yang diberkahi. Allah telah mewajibkan didalamnya puasa. Pada bulan itu Allah membuka pintu langit, menutup pintu neraka, dan membelenggu setan-setan. Didalamnya Allah memiliki satu malam yang lebih baik dari seribu bulan. Barang siapa yang diharamkan kebaikan malam itu maka ia sungguh telah diharamkan(dari kebaikan)." (HR.Nasa'i dan Baihaqi). Imam Ibnu Rajab al-hanbali mengomentari hadis ini dengan perkataanya : " Hadist ini merupakan dasar dan dalil memberi ucapan selamat yang dilakukan kaum muslimin kepada muslimin lainnya dengan kedatangan bulan Ramadhan, bagaimana seorang mukmin tidak bergembira dibukanya pintu sorga? bagaimana mukmin tidak bergembira dengan ditutupnya pintu neraka? bagaimana orang yang berakal tidak bergembira dengan masa dimana setan-setan dibelenggu?" Hendaklah kita juga mencontoh para salaf dengan senatiasa berdoa kepada Allah agar disampaikan ke bulan Ramadhan yang penuh dengan berbagai macam keberkahan dan keutamaan tersebut.
Ramadhan adalah tamu istimewa. Adalah merupakan kewajiban bagi kita sebagai tuan rumah untuk menyambut kedatangannya dengan suka cita dan memuliakannya. jika ada seorang presiden atau petinggi negara akan berkunjung kerumah kita pasti kita akan direpotkan dengan berbagai persiapan untuk menyambutnya. Kita pasti akan menata dan memperindah rumah kita, menyiapkan makanan istimewa dll.
Ramadhan lebih dari sekegar presiden atau pejabat tinggi negara atau apapu saja. Ramadhan adal anugerah Allah yang luar bisa. Ramadhan adlah kesempatan untuk menyiapkan masa depan kita di dunia dan di akhirat; oleh karena itu kita mesti mempersiapkan kehadirannya dengan persiapan yang paripurna agar kita bisa sukses meraih gelar taqwa dan mendapat janji Allah yaitu ampunan dan bebas dari api neraka. Apa saja perkara yang harus dipersiapkan menjelang kedatangan tamu tersebut?

1) Niat yang sungguh-sungguh
Ketika Ramadhan menjelang banyak orang berbondong-bondong pergi kepasa supermarket untuk persiapan berpuasa. Mereka juga mempersiapkan dan merencanakan anggaran pengeluaran untuk bulan tersebut. Tetapi sedikit adari mereka yang mempersiapkan hati dan niat untuk Ramadhan. Puluhan kali Ramadhan menghampiri seorang muslim tanpa meninggalkan penngaruh positif pada dirinya seakan-akan ibadah Ramadhan hanya sekedar ritual belaka, sekedar ajang untuk menggugurkan kewajiban tanpa menghayati dan meresapi esensi ibadah tersebut, jika Ramadhan berlalu ia kembali pada kondisinya yang semula.
Tancapkanlah niat untuk menjadikan Ramadhan kali ini dan selanjutnya sebagai musim untuk menghasilakan berbagai macam kebaikan dan memetik pahala sebanyak-banyaknya. Anggaplah Ramadhan kali ini sebagai Ramadhan terakhir yang kita lalui karena kita tidak bisa menjamin akan bertemu lagi Ramdhan ditahun-tahun mendatang. Tanamkan tekad yang disertai dengan keikhlasan untuk konsisten dalam beramal shaleh dan beribadah pada bulan Ramadhan ini. Ingat sabda Rasulullah Shallallahu 'Alaihi wa sallam : " Barang siapa yang puasa Ramadhan karena Iman dan ikhlas maka Allah akan mengampuni dosanya yang telah lalu."

2). Bertaubat debngan sungguh-sungguh
"Setiap manusia adalah pendosa dan sebaik-baik pendosa adalah yang bertaubat" demikian sabda Rasulullah Shallallahu 'Alaihi wa sallam seperti yang diwartakan Ahmad dan Ibnu majah.
diantara karunia Allah adalah selalu mengulang-ulang kehadiran moment-momen kebaikan. Ada momen yang diulang setiap pekan,bulan,tahun dll. Ramadhan adalah salah satu dari momen tersebut yang selalu datang tiap tahun. Ketika seorang hamba tenggelam dalam kelalaian karena harta benda, anak istri, dan perhiasan dunia lain yang membuat dia lupa kepada Rabbnya, terbius dengan godaan setan,dan terjatuh kedalam berbagai macam bentuk maksiat datang bulan Ramadhan untuk meningkatkannya dari kelalaiannya, dan mengajaknya kembali memperbaharui taubatnya.
Ramadhan adalah bulan yang sangat layak untuk memperbaharui taubat; karena didalamnya dilipatgandakan kebaikan,dihapus dan diampuni dosa, dan diangkat derajat. Jika seorang hamba selalu dituntut untuk bertaubat setiap waktu, maka taubat pada bulan Ramadhan ini lebih dituntut lagi;karena Ramadhan adalah bulan mulia waktu dimana rahmat-rahmat Allah turun kebumi. mana para pendosa? mana orang yang melampaui batas? mana orang yang selalu bermaksiat kepada Allah siang dan malam? mana orang-orang yang membalas nikmat Allah dengan maksiat, memerangi Allah dibumiNYA, dan menentangnya dalam kekkuasaanNYA?Segeralah bertaubat! karena tak satupun dari kita yang bersih dari dosa dan bebas dan bebas dari maksiat. Pintu taubat selalu terbuka dan Allah senang dan gembira dengan taubat hambaNYA. Taubat yang sungguh-sungguh atau taubat nashuha adalah dengan meninggalkan maksiat yang dilakukan, dan berjanji untuk tidak kembali mengulangi maksiat tersebut, dan jika dosa yang dilakukannya berkaitan dengan hak orang lain hendaknya meminta maaf dan kerelaan oarang tersebut.

3) mengetahui hal-hal yang berkaitan dengan puasa dan Ibadah Ramadhan lain.
"menuntut ilmu itu wajib atas setiap muslim" ( HR. Ibnu Majah ). Ilmu yang Rasulullah Shallallahu 'Alaihi wa sallam maksudkan dalam hadist ini adalah ilmu Al-Qur'an dan As-Sunnah ( Al-hadits ) atas pemahaman para sahabat, salah satunya yaitu ilmu yang berkaitan dengan pelaksanaan ibadah yang Allah wajibkan kepada setiap hamba. Setiap muslim wajib mempelajari Ilmu tersebut; karena sah atau tidaknya ibadah yang dilakukannya tergantung denngan pengetahuannya tersebut. seorang yang ingin melakukan shalat wajib mengetahui syarat-syarat atau rukun-rukun atau hal-hal yang membatalkan shalat dll, agar shalatnya sesuai dengan tuntutan agama. Begitu juga bulan Ramadhan di bulan ini Allah mewajibkan kepada setiap muslim yang mampu untuk berpuasa. Maka sudah menjadi kewajiban setiap muslim untuk membekali dirinya dengan syarat-syarat dan rukun puasa, hal-hal yang membatalkan puasa,hal-hal yang dimakruhkan dan dibolehkan dalam puasa dll supaya puasa yang dilakukannya sesuai dengan tuntunan syariah dan perbuatannya tidak sia-sia.
Disamping pengetahuan yang berkenaan dengan puasa, pengetahuan-pengetahuan lain yang berkaitan dengan Ramadhan juga perlu seperti anuran-anjuran, prioritas-prioritas amal yang harus dilakukan dalam Ramadhan dll, agar setiap muslim dapat mengoptimalkan bulan ini sebaik mungkin.

4). Persiapan fisik dan jasmani
Menahan diri untuk tidak makan dan minum seharian penuh selama sebulan tertentu memerlukan kekuatan fisik yang tidak sedikit, belum lagi kekuatan yang dibutuhkan untuk menghidupkan malam-malam Ramadhan denngan shalat tarawih dan shalat sunnah lainnya, ditambah kekuatan untuk memperbanyak membaca Al-Qur'an dan beri'tikaf selama sepuluh hari di akhir Ramadhan. Kesemua hal ini menuntut kita selalu dalam kondisi prima sehingga dapat memanfaatkan Ramadhan denga optimal dan maksimal.
Melakukan puasa sunnah pada sebelum Ramadhan adalah slah satu cara melatih diri untuk mempersiapkan dan membiasakan diri menghadapi Ramadhan. Oleh karenanya Rasulullah Shallallahu 'Alaihi wa sallam mencontohkan kepada ummatnya bagaimana beliau memperbanyak puasa sunnah pada bulan Sya'ban, sebagaimana yang diwartakan Aisyah: " Aku tidak pernah melihat Rasulullah Shallallahu 'Alaihi wa sallam berpuasa selama sebulan penuh kecuali pada bulan Ramadhan dan aku tidak pernah melihat beliau berpuasa(sunnah) lebih banyak dari bulan Sya'ban." (Muttafaq 'Alaih)
Inilah diantara hal-hal yang mesti dipersiapkan untuk menyambut datangnya bulan kesabaran ini.
Disadur dari tulisan "Kaifa Nastaqbal Syahru Ramadhan"
oleh Ahmad Nizaruddin
sumber:Buletin al-Balagh




10 komentar:

  1. Nice post sob..
    Selamat menjalankan ibadah Shaum ..

    BalasHapus
  2. mohon maaf lahir dan batin, selamat menunaikan ibadah puasa.
    salam.

    BalasHapus
  3. Selamat berpuasa yaaa... semoga puasa kita semuanya mabrur (kayak haji aja)

    BalasHapus
  4. slmt menjalankan ibadah puasa smoga amal ibadah kita diterima di sisiNYA
    kakara:sama2 sob, thank
    narti:mhn maaf juga mbak
    miawruu;istilah baru ni..

    BalasHapus
  5. Many Thanks 4 d'visit my friend dear, wish you a good luck,keep smiling, all the best ....:thumbsup:"

    BalasHapus
  6. Many Thanks 4 d'visit my friend dear, wish you a good luck,keep smiling, all the best ....:thumbsup:"

    BalasHapus
  7. Selamat Menunaikan Ibdah Puasa. Mohon maaf lahir batin..

    akhatam

    BalasHapus
  8. MARHABAN YA RAMADHAN

    SALAM KENAL...

    BalasHapus
  9. sama2 kang, mhn maaf lahir dan bathin juga smg amal ibadah kita sempurna dibulan yg penuh berkah ini

    BalasHapus
  10. Assalamualaikum. Salam buat Sob, dan semuanya.

    BalasHapus