24 Desember 2014

Aceh Utara dilanda Banjir

Hujan terus menerus dalam beberapa hari terakhir di wilayah Kabupaten Aceh Utara sehingga sungai di Lhoksukon tidak sanggup menampung debit air kiriman dari Kecamatan Payabakong, Pirak Timu dan Matangkuli yang begitu banyak sehingga mengakibatkan tanggul penahan air sungai pecah dan terjadinya luapan air.
Banjir kali ini merendam semua desa dalam wilayah kecamatan lhoksukon dengan ketinggian air rata2 mencapai 1 meter, hingga berita ini ditampilkan penulis belum mendapatkan informasi korban jiwa akibat banjir.
Jalur transportasi yang penulis amati hingga hari ini 24/12/2014 dari kota Lhoksukon menuju ke Kota Lhokseumawe didapati beberapa titik banjir di lintasan jalan negara Banda Aceh - Medan, titik banjir di jalan negara tersebut diawali di sekitar Landing ( alue drien ) yang terparah mencapai kedalaman 30-60 cm, titik kedua di gampong Paya Beurandang, disusul yang ketiga sekitar depan mesjid Peurupok Kecamatan Syamtalira Aron dan yang terakhir sekitaran Buket Rata tepatnya di depan RSU. Cut Meutia Kabupaten Aceh Utara.



20 Desember 2013

Kisah Mekanik Bengkel Naik Haji

Pernah saya mendengar kisah dari seorang teman sekantor, yang katanya ada sebuah kisah tentang mekanik bengkel naik haji, alkisah : orang tersebut mempunyai niat untuk berhaji tapi apa dikata mungkin profesinya dianggap tidak mungkin untuk menunaikan ibadah haji ke tanah suci.

Di setiap hari jum'at orang tersebut mempunyai kebiasaan/ketulusan hatinya menggratiskan setiap ada pengguna jasa tambal ban dengan tidak mengambilkan ongkosnya, krn dia niatkan yang di gratiskannya sebagai tabungan haji, dan pada suatu hari dijalan dia mendapatkan seorang pengguna mobil yang sedang bingung karena mobilnya mengalami kempes ban...lalu mekanik bengkel tersebut berhenti dan menanyakan kepada pengguna mobil tersebut apa yang bisa dibantu.

Dan ternyata benar, apa yang dialami pengguna mobil tersebut merupakan keahliannya sehari-hari dan tanpa menunggu lama-lama si mekanik bengkel tersebut langsung menunjukkan keahliannya sebagai tukang tambal ban dan setelah beberapa saat akhirnya telah selesai di kerjakan dengan sempurna.

Si pengguna mobil lalu menanyakan kepada tukang tambal ban tersebut berapa biaya semuanya, dan kontan saja mekanik tersebut menjawab,,gak perlu biaya alias gratis, pengguna mobil tersebut heran kenapa bisa gratis....dan setelah negosiasi yang tidak berujung si mekanik lalu menjelaskan maksudnya menggratiskan di setiap hari jum'at untuk setiap orang yang melakukan tambal ban tidak lain sebagai tabungannya berhaji.

Mendengar cerita tersebut si pengguna mobil merasa iba dan terharu yang sangat mendalam, dan kemudian dia mengucapkan terima kasih yang tak terhingga atas bantuannya seraya menanyakan alamat tinggal mekanik tersebut.

Dan benar saja beberapa waktu kemudian pengguna mobil tersebut mendatangi rumah mekanik tersebut dengan tujuan menghadiahkan 2 Tiket haji untuk mekanik dan istrinya berhaji ke Baitullah. 

Subhanallah Maha Suci Allah pemilik alam semesta dan segala isinya


Mendoakan Orang Lain

Oleh Jarjani Usman
“Tiada seorang muslim pun yang mendoakan kebaikan bagi saudaranya tanpa sepengetahuannya, melainkan malaikat akan berkata, `Dan bagimu juga kebaikan yang sama’” (HR. Muslim).
Yang paling gampang dan kerap terdengar dilakukan orang adalah menghujat, bila ada sesuatu yang dianggap tidak sesuai dengan selera hati.  Padahal hujatan seringkali bukannya menyelesaikan masalah, tetapi malah menambah parah masalah yang ada sekaligus menimbulkan masalah baru.  Orang yang dihujat menjadi sakit hati, yang menghujatpun menjadi berdosa.  Tentunya tak pantas bagi orang mukmin mengumpulkan dosa setiap hari; yang pantas dilakukan adalah mengumpulkan pahala, misalnya, melalui doa untuk kebaikan orang lain. 
Sebagaimana disebutkan dalam suatu hadits, mendoakan kebaikan untuk orang lain sama artinya mendoakan kebaikan untuk diri sendiri.  Apalagi malaikat langsung membalasnya dengan mendoakan kebaikan bagi yang ikhlas mendoakan.  Jadi kebaikannya berganda, untuk orang lain dan untuk diri sendiri.  Apalagi doa seorang muslim untuk orang yang tak diketahui olehnya adalah doa yang mudah dikabulkan.
Munculnya kenginan untuk mendoakan kebaikan untuk orang lain adalah wujud dari desakan keimanan yang kuat di dalam hati. Dengan kata lain, itu tradisi orang-orang beriman, yang sepantasnya kita ajak diri untuk menirunya.  Lagipula Rasulullah SAW telah bersabda, “Tidak beriman di antara kalian hingga dia mencintai untuk saudaranya apa yang dia cintai untuk dirinya sendiri” (HR. Al-Bukhari dan Muslim). 
Karena itu, mari merubah kebiasaan menghujat menjadi kebiasaan mendoakan kebaikan.  Apalagi doa untuk kebaikan para pemimpin, yang hasil kerja baiknya juga akan ikut kita rasakan bersama.